Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kurir Shopee Food di Padang Berulah, Diduga Hina Konsumen dengan Kata Baruak Tanpa Alasan yang Jelas

Kamis, 18 Juni 2026 | Juni 18, 2026 WIB Last Updated 2026-06-18T15:33:50Z

GofaktaNews.com–Pelayanan oknum kurir salah satu perusahaan e-commerce terbesar, ShopeeFood, kembali menjadi sorotan. Seorang konsumen di Kota Padang mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dan dihina dengan kata-kata kasar"Baruak" (beruk/monyet) oleh oknum kurir setelah mengantarkan pesanan makanan.



Kepada Redaksi GofaktaNews.com, korban yang meminta namanya tidak disebutkan demi keamanan, menuturkan kronologi kejadian mengecewakan yang dialaminya pada Rabu malam, 17 Juni 2026.


Peristiwa bermula saat konsumen memesan dua porsi makanan Ayam Penyet di Sambal Bakar Ladang Razaki, melalui aplikasi Shopee. Pesanan tersebut diantarkan oleh seorang oknum kurir yang tertera di aplikasi bernama FREDYANSYAH, dengan Nomor Pesanan: 3134817075670528xxx, sekitar pukul 20.00 WIB.


"Padahal saat mengantarkan ke alamat, uang transportasinya sudah saya lebihkan sebagai bentuk apresiasi. Namun, tidak beberapa lama setelah dia pergi, masuk pesan singkat dari kurir tersebut yang mengatakan 'Baruak',"ungkap korban dengan nada sedih kepada GofaktaNews.com.


Korban mengaku sangat terpukul dan trauma, sedih atas insiden itu. Ia sempat berniat membalas pesan tersebut untuk meminta klarifikasi, namun nomor kontak akses korban diduga telah diblokir oleh oknum kurir tersebut. 


"Ini membuat saya sangat sedih dan tidak ingin memesan (lewat aplikasi) ini lagi. Uang sudah dilebihkan, tapi malah dihina dengan nama hewan. Saya mau balas, tapi sepertinya nomor saya sudah diblokir, dan tidak ada akses lagi" tambahnya.


Atas kejadian yang tidak beretika ini, konsumen mendesak pihak manajemen dan Customer Service ShopeeFood untuk segera menindak tegas oknum kurir yang bersangkutan demi menjaga kenyamanan publik.


Tak main-main, korban juga berencana membawa kasus dugaan penghinaan itu ke ranah hukum jika tidak ada iktikad baik dari pihak kurir maupun perusahaan.


"Dengan kejadian ini, saya akan berdiskusi dengan tim bantuan hukum/pengacara. Apabila ini memenuhi unsur pidana dan tidak ada iktikad baik dari yang bersangkutan, kami berencana melaporkannya kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Kata-kata 'Baruak' ini sudah sangat terpukul, trauma, merugikan harga diri saya dan keluarga," tegas korban.


Sebagai penguat laporan, korban mengaku telah mengamankan seluruh bukti digital pendukung. "Rekaman video, tangkapan layar pesan (chat) penghinaan, hingga rekaman CCTV saat oknum kurir tersebut mengantarkan makanan ke halaman rumah sudah kami simpan. Ini harus jadi pelajaran agar tidak ada lagi oknum kurir yang bertindak arogan dan tanpa etika kepada konsumen," pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, redaksi GofaktaNews.com masih berupaya menghubungi pihak manajemen Shopee perwakilan wilayah setempat serta oknum kurir terkait untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut.


(Hingga berita ini diterbitkan Redaksi masi berupaya untuk hasil konfirmasi dari pihak terkait) Sesuai dengan pedoman media siber huruf c ayat 1).


Pewarta : Tim

Editor      : Redaksi

×
Berita Terbaru Update