Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kasus Bayi Alceo yang Viral, RSUP M. Djamil Padang Tegaskan Komitmen Usut Dugaan Kelalaian

Selasa, 21 April 2026 | April 21, 2026 WIB Last Updated 2026-04-21T13:13:36Z

Gokfaktanews.comDirektur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menegaskan komitmen pihaknya untuk mengusut secara objektif dan independen keluhan keluarga bayi Alceo yang diduga meninggal dunia tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).


Hal tersebut disampaikan Dovy Djanas saat menggelar konferensi pers bersama wartawan di ruang RS M.Djamil pertemuan hadir Dewan Direksi rumah sakit, Selasa (21/4/2026).

Ia menyebutkan, pihak rumah sakit telah membentuk tim untuk melakukan audit investigasi dan audit klinis guna menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh keluarga pasien.


“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap hasil yang dilaporkan. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan SOP, tentu akan kami tindaklanjuti secara tegas sesuai temuan tim audit dilapangan,”ungkapnya. 


Dovy juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya bayi Alceo. Ia menegaskan bahwa rumah sakit memahami kesedihan yang dirasakan keluarga dan akan menanggapi persoalan itu secara serius.


Menurutnya, sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya membuka ruang komunikasi dengan pihak keluarga, melakukan mediasi sebanyak dua kali, serta menanggapi dua kali somasi yang diajukan oleh pihak keluarga.


Selain itu, pihak rumah sakit juga telah melakukan pendampingan selama proses perawatan hingga pasien dinyatakan meninggal dunia.


“Sebagai tindak lanjut, kami membentuk tim audit investigasi dan audit klinis untuk menelaah seluruh proses pelayanan yang diberikan, sesuai dengan kronologis yang disampaikan keluarga,” jelasnya.


Ia menambahkan, proses investigasi dilakukan secara objektif dengan mengacu pada bukti-bukti serta standar prosedur yang berlaku. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan ketelitian dan waktu agar hasil yang diperoleh benar-benar akurat.


Ia menjelaskan, proses investigasi yang akan dilakukan, mulai dari proses awal pelayanan dilakukan, diantaranya siapa petugas yang melayani. Kemudian apa saja tugas-tugasnya, termasuk dari pasien mulai mendapatkan perawatan. 


"Kita lakukan audit dengan hati-hati, transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," terangnya. 


Sementara itu, terkait sampaikan kapan audit investigasi dilakukan, pihaknya menyerahkan kepada tim audit secara penuh. Sehingga tim bisa bekerja secara baik dan hati-hati, tanpa ada unsur tekanan dan kekeliruan sedikit pun.


"Sampai kapan, kita berharap secepatnya dan tidak akan berlama-lama. Kita serahkan kepada tim untuk bekerja, tentu hasilnya sesuai dengan yang terjadi di lapangan itu yang akan kita sampaikan,”tutupnya.


Editor : Tim Redaksi

×
Berita Terbaru Update