GofaktaNews.com–Pembangunan Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Prasarana Madrasah PHTC Provinsi Sumatera Barat 2, khususnya pembangunan salah satu Ruang Kelas Baru (RK Proyek MTsS An-Nur, kini tengah memasuki tahap penyelesaian akhir. Proyek yang berlokasi di Jalan Adinegoro No. 24.A, Komplek Muaraputi, kecamatan Koto tangah, Kota Padang ini tercatat telah mencapai progres fisik sebesar 98 persen.
Proyek strategis di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis satuan kerja pelaksanaan prasarana strategis Sumatera Barat, itu dikerjakan oleh PT Andica Parsaktian Abadi. Menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2025, proyek ini menelan nilai kontrak fantastis sebesar Rp20.256.082.000. dengan titik delapan lokasi di Sumbar.
Meski sempat menghadapi tantangan cuaca akibat dampak pasca-bencana alam yang melanda salah satu Kota Padang, pihak pelaksana berusaha menjaga ritme pekerjaan. Walaupun terdapat sedikit keterlambatan dari jadwal semula, pengerjaan dipastikan tetap mengacu pada Spesifikasi Teknis (Spektek) yang ketat.Ikhwanul ihsan selaku pihak Konsultan manajemen kontruksi (MK) menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan telah mengikuti regulasi yang berlaku.
"Kami berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan itu optimal. Semua tahapan dikerjakan sesuai aturan demi menghasilkan fasilitas pendidikan yang bermutu," tegas Ihsan.
Salah satu poin yang menjadi sorotan dalam proyek ini adalah kedisiplinan pertama bekerja sudah dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk para pekerja. Seluruh pekerja konsisten menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, seperti helm dan rompi keselamatan, selama berada di area proyek.
Kualitas fisik bangunan juga mendapat pengakuan dari warga sekitar. aldo (35), warga setempat, mengaku terkesan dengan ketelitian tim di lapangan.
"Pekerjaannya sangat rapi. Pondasinya bagus dan membutuhkan timbunan tanah urug banyak, tidak asal-asalan," ungkapnya.
Sinergi dan Dampak Positif apresiasi juga datang dari Ketua Tim Investigasi LSM AJAR Sumbar, Topik Marliandi. Ia menilai sinergi antara pihak pelaksana dan pengawas berjalan sangat baik meski di tengah kendala pasca-bencana.
"Ini adalah bukti bahwa sinergi antara pemerintah, pelaksana, dan pengawasan masyarakat dapat menghasilkan infrastruktur yang berkualitas," ujar Topik.
Hadirnya gedung baru ini diharapkan dapat meningkatkan standar pelayanan pendidikan, khususnya di MTsS Swasta An Nur, sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif, representatif, dan nyaman bagi para siswa.
Pewarta : Pizi
Editor : Redaksi

