Oleh WK Bidang Nelayan PWPM Sumatera Barat : Emil Salim, S. AP
GofaktaNews.com - Momentum Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 di Sumatera Barat tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan festival, namun juga dengan torehan tinta emas intelektual. Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Barat kembali mempersembahkan kader terbaiknya untuk bangsa dengan lahirnya seorang Doktor di bidang hukum dan kemanusiaan.
Pada 06 Mei 2026, bertempat di Aula Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang, saudara Dr. Herman Shakiki, SH, MH, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Riset, Teknologi, dan MSMD PWPM Sumatera Barat, resmi menuntaskan studi doktoralnya. Di bawah tatapan khidmat para penguji, beliau mempertahankan riset krusial berjudul: "Maqasid Perlindungan: Studi Advokasi Hak Anak Terlantar Akibat Perceraian"
Menjawab Realitas di Balik Angka Perceraian
Pencapaian Dr. Herman Shakiki hadir di saat yang sangat tepat. Dewasa ini, Sumatera Barat dan Indonesia secara umum tengah menghadapi lonjakan kasus perceraian yang mengkhawatirkan. Di balik retaknya biduk rumah tangga, terselip sebuah tragedi yang sering kali terlupakan: nasib anak-anak yang terabaikan.
Banyaknya kasus anak yang kehilangan akses pendidikan, kasih sayang, hingga hak nafkah pasca-perceraian menjadi "luka dalam" bagi ketahanan sosial kita.
Dr. Herman Shakiki melalui risetnya tidak hanya melihat ini sebagai masalah hukum formal, tetapi membedahnya dengan pisau analisis Maqasid Syariah sebuah prinsip perlindungan (hifz) yang bertujuan menjaga martabat manusia.
Intelektualitas yang Mengakar dan Berdaya
Lahirnya doktor baru ini adalah bukti nyata bahwa PWPM Sumatera Barat terus Bertumbuh menjadi organisasi yang berbasis ilmu pengetahuan (knowledge-based organization).
Riset ini adalah bentuk nyata dari semangat Mengakar pada persoalan umat. Pemuda Muhammadiyah tidak ingin hanya pandai beretorika di podium, tetapi harus mampu memberikan solusi atas banyaknya kasus penelantaran anak yang kian marak.
"Gelar Doktor ini adalah kado terindah untuk Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah. Ini adalah pesan bahwa kader kita siap berdiri di garda terdepan sebagai advokat bagi mereka yang tak bersuara, khususnya anak-anak korban perceraian," tegas Pimpinan PWPM Sumbar.
Melangkah Menuju Indonesia Jaya
Dengan kepakaran Dr. Herman Shakiki di bidang Riset dan MSMD, PWPM Sumatera Barat kini memiliki amunisi baru dalam merumuskan kebijakan advokasi hukum yang lebih taktis.
Hasil riset ini diharapkan menjadi rujukan bagi para pemangku kebijakan untuk memperkuat regulasi perlindungan anak, sehingga cita-cita Indonesia Jaya bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang dirasakan hingga ke level keluarga terkecil.
Selamat kepada Dr. Herman Shakiki, SH, MH. Teruslah menjadi nakhoda intelektual yang menerangi kegelapan sosial. Ilmu Anda adalah perisai bagi hak-hak anak yang terabaikan, dan keberhasilan Anda adalah kebanggaan bagi seluruh kader Pemuda Muhammadiyah di ranah Minang.
Editor : Tim Redaksi
