Berdasarkan informasi media data teknis, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga sebenarnya telah menunjuk PT Citra Muda Noer Bersaudara untuk melaksanakan kegiatan preservasi jalan dan jembatan ruas Padang - Painan - Kambang.
Proyek itu didukung pagu anggaran yang fantastis, yakni sebesar Rp5.735.238.000 tahun 2025 Namun, besarnya anggaran tersebut dinilai belum berbanding lurus dengan kondisi lapangan. Pantauan di sepanjang ruas Teluk Bayur hingga Kecamatan Sutera menunjukkan, Banyak titik jalan yang sebelumnya diperbaiki kini kembali terdegradasi dan berlubang.
"Akibat bencana alam beberapa bulan lalu, sejumlah bahu jalan mengalami abrasi berat. Secara visual jalan terlihat utuh, namun di bawahnya terdapat lubang dalam yang menggantung di tepi jurang dampaknya bisa sebuah "jebakan betmen"bagi pengendara.
Keresahan mendalam dirasakan oleh pengguna jalan rutin. Aldo (nama samaran), warga Sutera yang bekerja di Padang, mengaku kondisi jalan kian memburuk dalam dua bulan terakhir.
"Kalau hujan lebat, lubang-lubang itu tertutup genangan air. Saya pernah melihat sendiri pengendara motor jatuh karena terjebak lubang yang tidak terlihat," ujar Aldo saat ditemui pada Jumat (27/2/2026).
Aldo juga mempertanyakan tanggung jawab pemerintah terkait risiko fatalitas yang mengintai."Kalau terjadi kecelakaan tunggal sampai memakan korban jiwa akibat jalan rusak ini, apakah instansi terkait mau bertanggung jawab?"cetusnya ketus.
Kondisi itu mencerminkan celah dalam tata kelola infrastruktur. Ketika masyarakat dipaksa "beradaptasi" dengan jalan rusak, hal itu menjadi indikator lemahnya pemenuhan standar keselamatan minimal oleh negara.
Hingga berita ini diturunkan, lubang-lubang maut masih menghiasi sepanjang jalur utama lintas barat Sumatera Padang - Sutera tersebut, Masyarakat menanti tindakan nyata sebelum jatuh korban berikutnya.
Hingga berita diterbitkan media masih berupaya melakukan konfirmasi kepala balai jalan Nasional, serta KTR. 01/PJN.II/PPK-2.3/Sumbar dan pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini diterbitkan Redaksi masi berupaya untuk hasil konfirmasi dari pihak terkait) Sesuai dengan pedoman media siber huruf c ayat 1).
Pewarta : Tim
Editor : Redaksi

